Vemale.com - Masih ingat tidak kalau jaman kita kecil dulu kita pasti punya idola. Kalau yang perempuan biasanya mengidolakan puteri dalam dongeng dan anak laki-laki biasanya mengidolakan superhero jagoan mereka. Namun tanpa kita sadari seiring berkembangnya jaman, idola sang anakpun mulai berubah. Banyak anak-anak yang mengidolakan orang dewasa. Sebenarnya tidak masalah sih, tapi jika yang diidolakan itu bawa dampak yang positif, tapi jika negatif, akan memberi dampak yang kurang baik bagi anak. Karena kesukaan pada seorang idola akan menimbulkan fanatisme yang berlebihan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua, untuk meminimalis dampak negatif dari fanatisme terhadap idola sang anak.